Tempat Wisata Yang Wajib Kamu Kunjungi Saat Pergi Ke Jogja
Hallo sahabat sudut 69. Apakah kamu berencana pergi ke Jogja atau kamu sekarang baru sampai di Jogja dan sekarang kamu sedang mencari destinasi wisata yang iconik yang harus kamu kunjung? jika benar maka kamu beruntung membaca artkel ini.
Kali ini sudut 69 akan menginformasikan destinasi wisata populer yang wajib banget kamu kunjungi saat ada di Jogja. Jogja merupakan salah satu kota yang sangat aman dan nyaman maka tak heran jika kota jogja mendapatkan julukan kota Istimewa.Jogja atau Yogyakarta juga dijuluki sebagai kota pelajar arena sebagian besar besar pendatang merupakan pelajar. Selain dua julukan tersebut, Jogja masih memiliki satu julukan lagi yang erat kaitan dengan pembahasan kali ini, yaitu "Kota Budaya". Jogja merupakan salah satu kota yang masih kental akan nuansa budayannya, maka tidak heran jika banyak wisatawan lokal maupun manca negara mengunjungi Jogja untuk menikmati nuansa budaya yang ada di kota istimewa tersebu.
Berikut beberapa destinasi wisata di jogja yang wajib banget kamu kunjungi saat pergi ke Jogja.
1. Malioboro
Malioboro merupakan nama jalan yang sangat populer di Jogja dan merupakan salah satu destinasi wisata malam yang wajib banget kamu kunjungi saat ke Jogja karena Malioboro merupakan salah satu tempat penting karena di sana terdapat banyak sekali bangunan bersejarah salah satunnya ialah Benteng Vanderburg, sekarang jadi museum Benteng Vanderburg dan di Malioboro juga terdapat Istana kepresidenan. Selain itu, di Malioboro terdapat titik 0 KM yang dianggap sebagai inti kota jogja. Lurus ke selatan beberapa ratus meter kamu akan melihat Krato Yogyakarta sekaligus salah satu Alun-alun.
![]() |
| 0 KM Malioboro |
Di Maliobro kamu bisa menemukan banyak hal diantaranya Beca, Delman, berbagai jajanan atau makanan ada di sana. Jika kamu suka dengan fashion modern, kamu bisa mengunjungi beberapa mall yang ada di sana jadi gak usah khawatir.
Malioboro merupakan kawasan perbelanjaan yang legendaris yang menjadi salah satu kebanggaan kota Yogyakarta. Penamaan Malioboro berasal dari nama seorang anggota kolonial Inggris yang dahulu pernah menduduki Jogja pada tahun 1811 - 1816 M yang bernama Marlborough Kolonial Hindia Belanda membangun Malioboro di pusat kota Yogyakarta pada abad ke-19 sebagai pusat aktivitas pemerintahan dan perekonomian. Secara simbolis juga bermaksud untuk menandingi kekuasaan Keraton atas kemegahan Istananya yang mendominasi kawasan tersebut. Untuk menunjang tujuan tersebut maka selanjutnya Kolonial Belanda mendirikan : Benteng Vredeburg, ( didirikan pada tahun 1765. Sekarang benteng tersebut dikenang menjadi sebuah museum yang di buka untuk wisata publik ) Istana Keresidenan Kolonial ( sekarang menjadi Istana Presiden Gedung Agung di tahun 1832M ) Pasar Beringharjo, Hotel Garuda ( dahulu sebagai tempat menginap dan berkumpul para elit kolonial. Kawasan Pertokoan Malioboro ( menjadi pusat perekonomian kolonial ) Bangunan-bangunan bersejarah yang terletak di kawasan Malioboro tersebut menjadi saksi bisu perjalanan kota ini dari masa ke masa. Malioboro menyajikan berbagai aktivitas belanja, mulai dari bentuk aktivitas tradisional sampai dengan aktivitas belanja modern. Salah satu cara berbelanja di Malioboro adalah dengan proses tawar-menawar terutama untuk komoditi barang barang yang berupa souvenir dan cenderamata yang dijajakan oleh pedagang kaki lima yang berjajar di sepanjang trotoar jalan Malioboro. Berbagai macam cederamata dan kerajinan dapat anda dapatkan disini seperti kerajinan dari perak, kulit, kayu, kain batik, gerabah dan sebagainya. Anda jangan heran melihat harga barang ditempat ini, misalnya penjual souvenir menawarkan barang tersebut seharga Rp.50.000,- Kalau anda tertarik barang tersebut maka tawaran tersebut harus segera disusul dengan proses tawar menawar dari wisatawan. Dari proses tersebut harga menjadi turun drastis, misalnya pedagang tersebut akhirnya rela melepas barang tersebut dengan harga Rp.20.000,-. Hal ini juga berlaku bila wisatawan berkunjung dan belanja di pasar tradisional Beringharjo yang letaknya tak jauh dari Malioboro. Begitulah keunikan tradisi dari wisata belanja di Malioboro, pembeli harus bisa tawar menawar." (Ave Maria)
2. Tugu Jogja
Tugu jogja merupakan salah satu tempat yang wajib kamu kunjungu untuk sekedar foto dan mengabadian momen mengunjungi kota Istimewa. Kenapa kamu harus ke tugu Jogja? Ada beberapa alasan kenapa kamu harus mengabadikan moment di tempat tersebut. yang pertama Tugu Jogja merupakan simbilis dari Kota Yogyakarta. Yang kedua di tugu ada scuter yang lagi ngetren. Yang ke tiga, di tugu banya sekali kuliner yang bisa kamu cicipi (beli). Selain itu, di tugu ada satu cafe yang cukup populer yani Kebun Ndalem. Jika kamu bosan di tempat ini amu bisa langsung menuju Malioboro atau 0 KM. atau kamu bisa lansung menuju alun-alun Kidul.
Di alun-alun kidu kamu bisa duduk-duduk santai di tengah lapangan atau kamu bisa main sebuah permainan yang diyakini oleh beberapa orang yani "siapapun yang bisa melewati jalan pohon berjalan dan melewati dua pohon beringin yang ada di tengah lapangan dengan cara mata ditutup kain dan membuat permohonan maka permohonan itu akan dikabulkan oleh tuhan" Di Alun-alun Kidul kamu juga bisa menikmati berbagai makanan atau jajanan (beli). Di Alun-alun kidul kamu bisa bermain wahana mobil goes yakni sepeda yang dimodifikasi seperti mobil klasik yang mengunakan tenaga penumpangnya sebagai penggerak dengan cara digoes selayaknya sepeda.
![]() |
| Alun-Alun Kidul Jogja |
4. Bukit Bintang
Bukit Bintang, nama yang tida asing bagi kalian yang sudah beberapa bulan tinggal di Jogja, namun nama tersebut tentu asing bagi orang yang pertama kali menginjakkan kakinnya di Jogja. Bukit Bintang merupakan salah satu destinasi wisata malam yang ada di Gunung Kidul. Di Bukit Bintang kamu akan disuguhkan dengan pemandangan dari kerlapkerlip lampu kota Jogja yang terlihat dari ketinggian (Bukit Bintang). Oleh karena itu, destinasi tersebut disebut dengan Bukit Bintang karena pemandangan lampu kota Jogja seperti bintang di langit. Bagi kamu yang ingin ke sini jangan lupa bawa jaket ya karena tempat ini sangat dingin.
Jika kamu bosan di tempat bisa atau tempat-tempat pinggir jalan yang ada di Bukit Bintang. Kamu bisa mengunjungi HEHA Sky denga biaya masuk 20 ribu per-orang. Di HEHA kamu bisa menikmati suasana malam yang sejuk dengan pemandangan lampu kota yang begitu luas di depan mata. Di HEHA kakmu bisa menikmati berbagai makanan yang disediakan oleh sesto-resto yang ada di dalamnya. Selain itu, kamu bisa membeli sofenir sebagai hadiah untuk kamu bawa pulang yang ada di pintu keluar.
kamu juga bisa menikmati Sunset di sini jadi kamu bisa datang awal.
"jangan pergi hari Minggu ya karena sangat rame"
5. Bukit Becici
Jika kamu suka tempat yang lebi sunyi dengan pemandangan yang serupa dengan Bukit Bintang, Bukit Becici adalah jawaban dari permintaan hatimu. Bukit Becici adalah salah satu destinasi wisata malam yang ada di lingkup destinasi Kebun Buah Mangunan, Hutan Pinus di sisi Selatan dan di utarannya ialah Bukit Bintang. Di tempat ini kamu akan disuguhkan dengan suasana malam di dalam hutan pinus dengan beberapa spot foto. Di bagian pinggir kamu dapat menikmati pemandangan seperti di Bukit Bintang. Jika kamu ingin sambil ngopi, kamu bisa memesannya di sebuah kafe yang ada di dekat panggung.
sama seperti Bukit Bintang, kamu bisa menikmati sunset di tempat ini.
6. Parang Layang
Mari pergi jauh ke bagian Selatan Jogja yakni di area pariwisata pantai Parang Tritis. Salah satu destinasi pantai paling populer yang dimiliki kota Istimewa ialah Paintai Parang Tritis. Parang Tritis terkenal akan nuansa mistisnya yang kental. Menurut kepercayaan setempat Pantai Parang Tritis atau dikenal juga sebagai Pantai Selatan merupakan tempar sosok Nyi Roro Kidul mendirikan istana alam lain yang tempatnya ada di dalam laut.
Selain pantai Parang Tritis, ada banya sekali destinasi wisata di tempat ini, salah satunya ialah Parang Layang. Parang Layang bertepatan di bagian timur pantai Parang Tritis yakni di bukit yang ada tepat di sisi timur pantai. Di tempat ini kamu bisa menikmati pemandangan Sunset yang lebih jelas dengan pemandangan lautan lepas yang memanjakan mata (jika tidak mendung dan jika kamu beruntung)
Jika kamu pergi ke sini jangan lupa bawa pasangan ya, setidaknya teman agar kamu tidak jadi nyamuk. Jika tidak punya tema ya minimal kamera lah agar kamu terlihat keren.
7. Kebun Buah Mangunan





